Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah resmi merilis Panduan Operasional Baku Olimpiade Sains Nasional (OSN) SD Tahun 2026. Panduan ini menjadi acuan utama bagi seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan ajang talenta bidang sains terbesar di Indonesia.
Tujuan Pelaksanaan OSN SD 2026
Bukan sekadar kompetisi, OSN 2026 dirancang sebagai wahana untuk menumbuhkan karakter religiusitas, integritas, dan nasionalisme di kalangan siswa. Selain itu, ajang ini bertujuan untuk memotivasi siswa agar mencintai sains dan memiliki kemampuan berpikir kritis serta analitis sejak dini.
Bidang yang Dilombakan
Sesuai dengan panduan resmi, terdapat dua bidang utama yang dikompetisikan pada jenjang SD/MI dan sederajat, yaitu:
- Matematika: Fokus pada logika dan pemecahan masalah.
- Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Fokus pada pemahaman konsep alam dan observasi ilmiah.
Persyaratan Umum Peserta
Beberapa poin penting mengenai persyaratan peserta antara lain:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Siswa kelas IV dan V SD/MI pada saat pendaftaran.
- Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang valid.
- Belum pernah meraih medali emas, perak, atau perunggu pada OSN tingkat Nasional di tahun sebelumnya.
Pendaftaran dan Seleksi
Pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui laman resmi Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI). Pastikan pihak sekolah melakukan sinkronisasi data Dapodik sebelum masa pendaftaran berakhir.