IPS

SOAL OLIMPIADE SAINS NASIONAL - Interaksi Ruang dan Geosfer

Materi: Kondisi Fisik Wilayah Indonesia | SMP


SOAL NOMOR 1
Fenomena sinkhole (lubang runtuh) yang sering terjadi di daerah karst merupakan dampak dari interaksi antara litosfer dan hidrosfer. Bagaimana aktivitas manusia dapat mempercepat terjadinya fenomena ini dalam konteks tata ruang?
A. Pembangunan pemukiman yang meningkatkan beban permukaan tanah
B. Ekstraksi air tanah yang berlebihan sehingga rongga bawah tanah kehilangan tekanan hidrostatik
C. Penggundulan hutan di kawasan hulu yang mengurangi infiltrasi
D. Penggunaan pupuk kimia yang mempercepat pelarutan batuan kapur
PEMBAHASAN:
Di wilayah karst, air tanah mengisi rongga-rongga bawah tanah dan memberikan tekanan pendukung (hidrostatik). Jika manusia mengambil air tanah secara berlebihan, rongga tersebut kosong, kehilangan daya dukung, dan menyebabkan permukaan tanah di atasnya runtuh (sinkhole).
SOAL NOMOR 2
Fenomena El Nino yang terjadi di Samudra Pasifik berdampak luas pada interaksi ruang di Indonesia. Manakah dari pernyataan berikut yang menggambarkan dampak sosio-ekonomi akibat fenomena geosfer tersebut? (Pilih dua jawaban benar)
A. Penurunan harga komoditas pangan akibat panen raya di daerah irigasi teknis
B. Peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan gangguan transportasi udara
C. Penurunan volume ekspor perikanan karena migrasi ikan ke perairan yang lebih dingin
D. Kegagalan panen padi pada lahan tadah hujan yang memicu inflasi harga pangan
PEMBAHASAN:
El Nino menyebabkan kemarau panjang di Indonesia. Dampak geosfer ini berinteraksi dengan ruang manusia dalam bentuk kebakaran lahan (atmosfer-biosfer-manusia) dan kegagalan pertanian yang berdampak pada ekonomi (atmosfer-hidrosfer-ekonomi).
SOAL NOMOR 3
Konsep keterkaitan ruang menjelaskan bahwa fenomena banjir di Jakarta tidak hanya disebabkan oleh tingginya curah hujan di Jakarta, tetapi juga dipengaruhi oleh perubahan penggunaan lahan di wilayah Bogor (hulu).
A. Benar
B. Salah
PEMBAHASAN:
Banjir kiriman merupakan contoh nyata interaksi antarruang (hulu-hilir) di mana perubahan fisik di satu wilayah (alih fungsi lahan di hulu) berdampak pada wilayah lain (banjir di hilir).
SOAL NOMOR 4
Dalam analisis keruangan, fenomena peningkatan suhu udara di pusat kota dibandingkan dengan wilayah pinggiran akibat banyaknya bangunan beton dan aspal yang menyerap panas disebut sebagai...
PEMBAHASAN:
Urban Heat Island (UHI) adalah fenomena mikroklimat di mana suhu area perkotaan lebih tinggi daripada area pedesaan sekitarnya karena aktivitas manusia dan perubahan tutupan lahan.
SOAL NOMOR 5
Masyarakat yang tinggal di lereng gunung api aktif cenderung enggan berpindah meski berada di zona bahaya. Dari sudut pandang interaksi manusia-ruang, alasan utama yang bersifat geografis-ekonomis adalah...
A. Kepercayaan adat yang sangat kuat terhadap gunung tersebut
B. Tersedianya material pasir dan batu untuk bahan bangunan
C. Kesuburan tanah vulkanis yang memberikan produktivitas pertanian tinggi
D. Aksesibilitas yang mudah menuju pusat kota terdekat
PEMBAHASAN:
Fenomena vulkanisme menghasilkan tanah andosol yang sangat subur. Keunggulan sumber daya alam ini menarik manusia untuk menetap dan mengelola ruang tersebut demi kesejahteraan ekonomi meski mengandung risiko bencana.
SOAL NOMOR 6
Pemanasan global menyebabkan kenaikan muka air laut (sea level rise). Manakah strategi adaptasi keruangan yang paling tepat dilakukan oleh masyarakat pesisir di kota-kota besar Indonesia? (Pilih dua jawaban benar)
A. Pembangunan tanggul laut raksasa (Giant Sea Wall)
B. Relokasi pemukiman ke daerah dataran rendah yang belum terbangun
C. Restorasi hutan mangrove sebagai benteng alami pemecah gelombang
D. Peningkatan pengambilan air tanah untuk meninggikan elevasi bangunan
PEMBAHASAN:
Strategi adaptasi fisik yang umum digunakan adalah pendekatan teknis (tanggul) dan ekologis (mangrove). Menambah pengambilan air tanah justru memperparah penurunan muka tanah (land subsidence).
SOAL NOMOR 7
Pola pemukiman penduduk yang memanjang (linier) biasanya ditemukan di sepanjang fenomena geografis berikut, kecuali...
A. Garis pantai
B. Jalan raya utama
C. Aliran sungai
D. Puncak gunung
PEMBAHASAN:
Di puncak gunung, pemukiman cenderung menyebar (disseminated) atau mengelompok di lahan yang relatif datar, bukan memanjang.
SOAL NOMOR 8
Fenomena likuefaksi saat gempa bumi terjadi karena tanah kehilangan kekuatan akibat meningkatnya tekanan air pori pada lapisan tanah pasir jenuh air. Manusia dapat meminimalisir risiko ini melalui pengaturan zonasi tata ruang.
A. Benar
B. Salah
PEMBAHASAN:
Melalui pemetaan kawasan rawan likuefaksi, pemerintah dapat melarang pembangunan infrastruktur kritis di zona tersebut sebagai bentuk interaksi cerdas manusia dengan dinamika litosfer.
SOAL NOMOR 9
Dalam teori lokasi, aktivitas industri cenderung mendekati sumber bahan baku jika...
A. Produk yang dihasilkan lebih berat daripada bahan bakunya (weight-gaining)
B. Bahan baku yang digunakan mudah rusak atau busuk (perishable)
C. Biaya angkut barang jadi lebih mahal daripada biaya angkut bahan baku
D. Pasar berada sangat jauh dari lokasi sumber energi
PEMBAHASAN:
Industri seperti pengolahan ikan atau susu harus dekat dengan bahan baku (raw material oriented) karena sifat bahan baku yang cepat rusak dan mengalami penyusutan berat/kualitas jika diangkut terlalu jauh.
SOAL NOMOR 10
Perpindahan penduduk dari desa ke kota yang disebabkan oleh daya tarik ekonomi kota dan keterbatasan lapangan kerja di desa disebut...
PEMBAHASAN:
Urbanisasi adalah bentuk interaksi antarruang manusia yang didorong oleh faktor penarik di kota dan faktor pendorong di desa.
SOAL NOMOR 11
Alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri di pinggiran kota (sub-urban) merupakan bentuk interaksi ruang. Dampak negatif paling signifikan terhadap fenomena geosfer hidrosfer lokal adalah...
A. Meningkatnya laju evaporasi
B. Menurunnya kemampuan infiltrasi tanah
C. Meningkatnya kualitas air tanah
D. Berkurangnya curah hujan tahunan
PEMBAHASAN:
Penyemenan tanah untuk pabrik menutup pori-pori tanah, sehingga air hujan tidak dapat meresap (infiltrasi) dan berubah menjadi limpasan permukaan (run-off) yang memicu banjir.
SOAL NOMOR 12
Keberadaan garis Wallace dan Weber di Indonesia merupakan bukti interaksi geosfer masa lalu, di mana penurunan muka air laut saat zaman es menyatukan beberapa pulau besar dengan benua Asia atau Australia.
A. Benar
B. Salah
PEMBAHASAN:
Paparan Sunda dan Sahul terbentuk saat muka air laut turun, memungkinkan migrasi fauna yang kemudian terisolasi saat air laut naik kembali, menciptakan perbedaan zona fauna.
SOAL NOMOR 13
Manakah aktivitas manusia berikut yang merupakan upaya mitigasi struktural terhadap fenomena tanah longsor di daerah pegunungan? (Pilih dua jawaban benar)
A. Pembuatan terasering pada lahan pertanian miring
B. Pemasangan alat sistem peringatan dini (Early Warning System)
C. Penanaman pohon dengan akar tunjang yang dalam
D. Sosialisasi peta rawan bencana kepada warga desa
PEMBAHASAN:
Mitigasi struktural berkaitan dengan pembangunan fisik (terasering) atau vegetatif (tanam pohon). EWS dan sosialisasi termasuk mitigasi non-struktural.
SOAL NOMOR 14
Angin Brubu di Sulawesi Selatan atau Angin Bahorok di Sumatera Utara adalah fenomena angin fohn. Dampak interaksi fenomena atmosfer ini terhadap sektor pertanian adalah...
A. Meningkatkan kesuburan tanaman karena membawa uap air
B. Menurunkan suhu udara sehingga tanaman tumbuh subur
C. Menyebabkan tanaman layu atau mati karena sifat angin yang panas dan kering
D. Membantu penyerbukan alami tanaman perkebunan secara cepat
PEMBAHASAN:
Angin fohn adalah angin yang turun dari lereng pegunungan setelah melepaskan kandungan airnya, bersifat panas dan kering sehingga merusak tanaman (seperti tembakau di Deli).
SOAL NOMOR 15
Sistem koordinat geografis yang digunakan untuk menentukan lokasi absolut suatu tempat di permukaan bumi berdasarkan jarak terhadap garis khatulistiwa disebut...
PEMBAHASAN:
Garis lintang (latitude) menentukan posisi utara atau selatan dari ekuator dan sangat berpengaruh terhadap pembagian iklim matahari.